Aksi Iklim
Transisi Energi Berkeadilan
Program Transisi Energi diinisiasi pada tahun 2022 sebagai instrumen penguatan riset dan advokasi transisi energi berkeadilan di Indonesia.
Transisi Energi Berkeadilan
Program Transisi Energi diinisiasi pada tahun 2022 sebagai instrumen penguatan riset dan advokasi transisi energi berkeadilan di Indonesia.
Tujuan Program
Tujuan dari Program Transisi Energi adalah untuk berkontribusi pada upaya Indonesia dalam mencapai target bauran energi 23% yang berasal dari energi terbarukan pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2030, pengurangan emisi sebesar 29% dengan upaya sendiri dan hingga 41% dengan kerja sama internasional pada tahun 2030 dan emisi nol bersih pada tahun 2060.
Kegiatan
Untuk mencapai tujuan tersebut, The Habibie Center menghasilkan sebuah buku panduan transisi energi berkeadilan yang nantinya diharapkan dapat memberikan pandangan terhadap keselarasan transisi energi, ketahanan ekonomi, dan wawasan kebangsaan demi tercapainya cita-cita demokratisasi energi di Indonesia.Selain buku panduan transisi energi berkeadilan, The Habibie Center menyelenggarakan engagement dengan berbagai pemangku kepentingan terkait di Indonesia melalui Focus Group Discussion, Call for Paper, serta konferensi nasional transisi energi untuk meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab bersama akan capaian emisi nol bersih.
Beyond GDP
Kajian ASEAN
Program Kajian ASEAN didirikan pada tanggal 24 Februari 2010 sebagai pusat unggulan di bidang ASEAN untuk mengembangkan Masyarakat ASEAN 2015.
Selama setengah abad, Indonesia memposisikan diri sebagai salah satu negara dengan pembangunan tercepat di dunia, menjadi negara yang diakui secara internasional melalui program pembangunan berkelanjutan.
Program Kajian ASEAN
Program Kajian ASEAN didirikan pada tanggal 24 Februari 2010 sebagai pusat unggulan di bidang ASEAN untuk mengembangkan Masyarakat ASEAN 2015.
The Habibie Center, melalui Program Kajian ASEAN, berharap dapat berkontribusi pada terwujudnya masyarakat yang lebih berorientasi ASEAN yang menghargai demokrasi dan HAM bersama institusi lain yang bekerja menuju tujuan yang sama.Selama setengah abad, Indonesia memposisikan diri sebagai salah satu negara dengan pembangunan tercepat di dunia, menjadi negara yang diakui secara internasional melalui program pembangunan berkelanjutan.
Tujuan Program
Program Kajian ASEAN bertujuan untuk melakukan riset dan diskusi di antara akademisi dan pemerintah, serta memperkuat kesadaran publik dengan membangun jaringan masyarakat sipil yang solid di kawasan. The Habibie Center bertujuan untuk berperan aktif dalam pembangunan kawasan ASEAN melalui program ini.
Kegiatan
Untuk mencapai tujuan tersebut, Program Kajian ASEAN menyelenggarakan kegiatan rutin seperti Talking ASEAN, serangkaian dialog publik yang diselenggarakan setiap bulan yang mencakup berbagai isu terkait ASEAN. Peserta termasuk pejabat ASEAN, duta besar, diplomat, akademisi, mahasiswa, pemimpin bisnis, media, dan aktivis.Program ini menerbitkan publikasi riset, ASEAN Brief, tentang perkembangan regionalisme ASEAN, terutama dalam aspek politik, ekonomi, dan sosial-budaya.
Acara khusus yang diselenggarakan meliputi Dialog Kerja Maritim ASEAN-Uni Eropa dan Forum Budaya dalam Perspektif Regional ASEAN. Tim telah berpartisipasi aktif dalam acara nasional dan internasional di negara-negara seperti Amerika Serikat, Selandia Baru, Belanda, Inggris, China, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan lainnya, mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Masyarakat ASEAN.
Cerita
CERITA
Program CERITA pertama kali diluncurkan pada April 2017, berangkat dari kekhawatiran akan semakin tingginya polarisasi yang terjadi di masyarakat. Meningkatnya rasa saling curiga, saling hujat, diskriminasi, dan radikalisme yang dipicu oleh penyebaran informasi yang tidak benar (terutama melalui media sosial), yang juga semakin mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Pertentangan pendapat antar masyarakat semakin meruncing dan seringkali menimbulkan gesekan yang berujung pada terjadinya tindak kekerasan atau perundungan.
Aktivitas
Program CERITA mengumpulkan anak-anak muda yang aktif dan berasal dari beragam latar belakang agama, suku, ras, dan golongan dalam suatu workshop yang disebut Kafe CERITA. Dalam workshop tersebut para peserta dilatih cara bercerita, fasilitasi dialog serta transformasi konflik, dengan metode yang interaktif dan menyenangkan. Para peserta juga diajak untuk mengenal dan memahami identitas diri dan orang lain.
Workshop Kafe CERITA didesain dengan berbagai muatan program yang memungkinkan terjalinnya interaksi yang bermakna antara seluruh peserta. Di akhir workshop, para peserta yang memiliki latar belakang berbeda-beda tersebut akan saling berbagi cerita pribadinya masing-masing. Para peserta dapat lebih mengenal satu sama lain melalui cerita-cerita kisah hidup yang dibagikan, serta melalui interaksi yang terjalin sepanjang workshop.
Tujuan Program
Tujuan Program CERITA
- Tujuan 1
Memperkuat kohesi sosial dan meredam ketegangan yang berlatar belakang perbedaan suku, agama, budaya, dan golongan.
- Tujuan 2
Menghasilkan konten positif sebagai narasi alternatif di media sosial.
- Tujuan 3
Menciptakan ruang yang aman, beragam dan inklusif di dalam komunitas.
Elemen Program
Elemen Program CERITA
- Kafe CERITA
Rangkaian workshop untuk para pemimpin muda, untuk melatih storytelling dan fasilitasi dialog lintas suku/agama.
- Duta CERITA
Para agen perubahan yang telah dilatih dalam Kafe CERITA. Mereka adalah ujung tombak yang menyebarkan keahlian, pengalaman, dan nilai CERITA ke komunitas yang lebih luas.
- Peta CERITA
Sebuah platform online untuk berbagi dan memetakan cerita dalam format video untuk diakses secara terbuka oleh semua kalangan.
Deteksi
Deteksi adalah data base tentang terorisme dan kontra terorisme di Indonesia. The Habibie Center (THC) membangun data base ini dengan pertimbangan bahwa kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan pena...
Tentang Data Base Terorisme dan Kontra-Terorisme Indonesia
Deteksi adalah data base tentang terorisme dan kontra terorisme di Indonesia. The Habibie Center (THC) membangun data base ini dengan pertimbangan bahwa kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan penanganan terorisme harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat serta kajian akademis yang memadai.
Akan tetapi, belum tersedia data komprehensif dan diupdate secara berkala terkait dengan serangan teroris dan kontra terorisme dan ekstremisme di Indonesia yang bisa diakses oleh publik secara luas. THC menganggap penggunaan data tersebut dapat mendukung proses pengambilan kebijakan dan perumusan strategi penanganan ekstrimisme dan terorisme di Indonesia. Karena pertimbangan tersebut, maka komponen utama program ini adalah membangun data base tentang terorisme dan kontra-terorisme di Indonesia.
Deteksiindonesia.com adalah data base yang merupakan kombinasi dari perekaman peristiwa serangan teroris dan penanganan terorisme dan ekstremisme berkekerasan. Penanganan yang dimaksud di sini melingkupi pencegahan, penindakan, dan pemulihan. THC memandang bahwa mencatat insiden-insiden serangan teroris penting untuk mengetahui tentang tingkat peristiwa serangan teroris, distribusi serangan teroris, bentuk-bentuk yang serangan, dampak yang ditimbulkannya, dan isu-isu yang melatarbelakangi serangan tersebut. Disamping mencatat upaya-upaya penanganan terorisme jauh lebih penting sebagai upaya preventif yang bisa dilakukan berbagai pihak secara insklusif. Disamping itu, data base ini juga menyediakan modul tentang penggunaan data base terorisme dan ekstremisme serta usaha-usaha untuk menanganinya, dan publikasi analisis terhadap data yang diperkuat dengan penelitian lapangan.
Tech Talk
Teknologi telah menjadi bagian yang semakin tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Era digital melahirkan mahadata dan kecerdasan buatan, yang kemudian mengantarkan kita menuju revolusi industri jilid 4.
TechTalk
Teknologi telah menjadi bagian yang semakin tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Era digital melahirkan mahadata dan kecerdasan buatan, yang kemudian mengantarkan kita menuju revolusi industri jilid 4.
Komputer yang telah menjelma menjadi kepingan chip, kini ditanamkan ke berbagai alat yang kita gunakan sehari-hari: telepon genggam, mobil, jam tangan, televisi, pengatur suhu, hingga lemari es dan perangkat rumah tangga lainnya. Perangkat-perangkat tersebut kini menyandang predikat "pintar" karena kemampuannya untuk melakukan komunikasi data dan beroperasi secara otonom.
Perkembangan teknologi tersebut telah mengubah cara kita hidup, cara kita bekerja, maupun cara kita berbisnis. Banyak usaha dan lapangan kerja yang kini punah, namun tidak sedikit pula bisnis dan lapangan kerja baru yang tercipta, yang belum pernah ada sebelumnya. Dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi tersebut sangat besar, dan akan menentukan arah masa depan kita.
Tech Talk adalah sebuah program diskusi publik yang dijalankan oleh The Habibie Center, dalam hal ini Institute for Democracy through Science and Technology (IDST), yang khusus mengangkat topik seputar perkembangan dan pemanfaatan teknologi di berbagai bidang dan dampak yang ditimbulkan. Tech Talk menghadirkan narasumber yang berkompeten dari kalangan bisnis, akademisi, pemerintah, dan masyarakat sipil. Berbagai topik yang pernah dibahas mencakup topik di bidang ekonomi digital, keamanan data, media sosial, energi terbarukan, farmasi, dan sebagainya.
Dialog Demokrasi
Tentang Habibie Democracy Forum 2023
Tahun 2023 merupakan kali perdana dari penyelenggaraan Habibie Democracy Forum. Mengangkat tema besar “Memperluas Ruang Sipil untuk Demokrasi yang Lebih Kuat di Indonesia dan Kawasan,” Habibie Democracy Forum 2023 diselenggarakan pada 15-16 November 2023 di Hotel Le Meridien Jakarta dan secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia ke-13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin serta Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla..
Sebagai wadah untuk merespon terhadap perkembangan tren yang membatasi demokrasi dan hak asasi manusia seperti kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul. Penyelenggaraan Habibie Democracy Forum 2023 berhasil membangun diskusi terkait beberapa isu penting dan relevan di Indonesia. Isu yang diangkat antara lain (1) Pemilihan Umum 2024 dan Prospek Demokrasi di Indonesia; (2) Refleksi Pemberantasan Korupsi Paska Reformasi; (3) Pemajuan Pemerintahan yang Demokratis untuk Tata Kelola Lingkungan dan Sumber Daya Alam yang Adil; (4) Pemajuan Etika Kecerdasan Buatan untuk Demokrasi yang Berintegritas; dan (5) Reformasi Hukum untuk Perluasan Ruang Sipil.”
Sejumlah rekomendasi berhasil dibentuk dalam Habibie Democracy Forum 2023. Beberapa rekomendasi tersebut diantaranya (1) Penguatan peran masyarakat sipil dalam memajukan nilai-nilai dan praktik demokrasi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 melalui penciptaan ruang partisipasi politik yang bermakna dengan menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan kolaboratif; (2) Penguatan critical thinking, literasi media, dan politik masyarakat sipil melalui kegiatan yang bersifat partisipatif sebagai upaya merawat dan mengembangkan nilai-nilai demokrasi; dan (3) Percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset bagi pelaku tindak pidana korupsi dan mengoptimalkan penggunaan pasal pidana tambahan uang pengganti yang ada di UU Tipikor dan UU Pencucian Uang, serta RUU Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk menguatkan upaya dan efektivitas pemberantasan korupsi di Indonesia.
Tentang Dialog Demokrasi
Dialog Demokrasi merupakan bagian integral dari Habibie Democracy Forum dengan memfasilitasi ruang pertemuan dan pengkajian terkait nilai dan praktik demokrasi di Indonesia. Ruang yang dibangun dalam bentuk dialog bertujuan dapat menjadi sarana pertukaran pendapat, perspektif dan pengalaman, serta media advokasi dan membangun kesadaran publik terkait praktik dan nilai-nilai demokratis. Dialog Demokrasi menjadi ruang yang inklusif dengan melibatkan representasi dari unsur pemerintah, parlemen, organisasi non pemerintah atau masyarakat sipil, akademisi, masyarakat umum/asing, dan mahasiswa maupun pelajar.
Di tahun 2024 Dialog Demokrasi akan diselenggarakan secara rutin dari Juni sampai Oktober menuju Habibie Democracy Forum. Dialog Demokrasi akan mengangkat tema - tema khusus terkait demokrasi dan dinamika Pemilu 2024, inklusifitas kebijakan dalam tata kelola demokrasi, dan pemberantasan korupsi. Sehingga, Dialog Demokrasi dapat menjadi ruang pertukaran pendapat untuk mencapai tujuan besar dari Habibie Democracy Forum.
Habibie Democracy Forum
Habibie Democracy Forum berakar dari semangat “demokrasi tanpa henti” yang diwariskan oleh Prof. Dr.-Ing B.J. Habibie. Semangat ini didasari keyakinan bahwa Indonesia dapat menjadi alternatif role model demokrasi di dunia, mengingat masyarakatnya yang plural tapi tetap menjunjung tinggi persatuan. Tercatat dalam sejarah bahwa Indonesia telah menemui banyak dinamika sejak berhasil melalui masa transisi demokrasi sejak tahun 1999 hingga saat ini.
Dengan memikul semangat untuk terus menjunjung tinggi demokrasi, The Habibie Center menjadikan Habibie Democracy Forum sebagai wadah yang dirancang untuk memfasilitasi dialog bagi berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia untuk dapat mengumpulkan serta menyatukan pikiran guna memperbaiki kualitas demokrasi. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas dan kolaborasi, Habibie Democracy Forum dapat menjadi wadah yang dapat dengan mudah diakses oleh berbagai segmen masyarakat, termasuk partai politik, organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, dan kelompok pemuda untuk mendorong konsolidasi kedepannya.
Tujuan
Habibie Democracy Forum bertujuan untuk mempromosikan, melindungi, dan memperkuat nilai-nilai, institusi, dan praktik demokrasi di Indonesia. Forum ini berfokus pada isu-isu seperti pemerintahan yang demokratis, hak asasi manusia, supremasi hukum, proses pemilu, dan partisipasi masyarakat. Secara khusus, Habibie Democracy Forum bertujuan untuk menjadi ruang demokratis dalam mempromosikan nilai-nilai demokrasi, memperkuat institusi demokrasi, pendidikan kewarganegaraan, menjaga integritas pemilu, dan advokasi kebijakan.